Makassar, u3news.com – Upaya PT. PELNI melakukan penertiban dengan menurunkan barang tak berdokumen di setiap pelabuhan mulai dirasakan oleh pemilik barang, dengan berkurangnya barang Dagangan masuk Indonesia Timur, demikian dikatakan Haji Sobry salah seorang pemilik barang yang di turunkan di Makasar kepada u3news.com.

Ia berharap para oknum Shippers di tanjung priuk agar memperdulikan kepentingan para memilik barang dan mau mengikuti aturan Pelni, yakni mendokumenkan barang sebelum diangkut, dengan demikian barang dagangan mereka dapat diangkut dengan nyaman hingga di tempat tujuan. “Kami ini cuma korban pak,  padahal kami sudah bayar kepada pengurus tetapi rupanya mereka tidak sampaikan ke Pelni” paparnya sedih.

Operasi penurunan barang di lakukan di Pelabuhan Sokarno Hatta Makasar, di pimpin oleh Kuasa Hukum Pelni, GM Pelni didampingi Wadan Pomal Makasar.
Hingga 31 /8, PT Pelni berhasil menurunkan 1050 kolly barang tak berbayar.

“Bila dioptimalkan secara kontinyu kami yakin tertib barang akan makin baik, apa lagi saat ini pemilik barang maupun pihak pengangkut barang akan diproses secara hukum, dengan dikembalikannya barang yang diturukan dari berbagai palabuhan sebagai barang bukti penyelundupan dikapal” kata kuasa hakum Pelni Urbanisasi, di makasar Sabtu 31/1.(TEM)